Walaupun kita tidak dapat memastikan di mana kita akan
berakhir, masih merupakan hal yang penting untuk menetapkan tujuan ketika kita
memulai suatu negosiasi. Dalam Hal ini
ada beberapa tujuan yang dapat membantu kita untuk menjadi lebih efektif
sebagai seorang negosiator.
Kita Ingin
Mendapatkan Keuntungan dari Negosiasi Tersebut.
Definisi keuntungan dalam konteks ini tidak harus dari segi
finansial. Mendapatkan keuntungan dari suatu negosiasi kerap melibatkan
penemuan sejumlah keuntungan yang bahkan tidak pernah kita pertimbangkan pada
awalnya. Terjun dengan pikiran terbuka
akan menjadi hal yang berguna. Kita mungkin akan mempelajari jauh lebih banyak
hal jika telah siap mengantisipasi kemungkinan terjadinya hasil yang tidak
terduga, ketimbang yang dapat kita pelajari jika kita hanya memberi fokus yang
sempit pada satu gagasan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Kita Ingin
Mempelajari Sebanyak Mungkin Hal tentang Pihak Lawan
Semua orang memiliki Kisah yang berkaitan dengan mengapa dan
bagaimana ia memasuki suatu negosiasi.
Dan kisah tersebut jarang sesuai dengan apa yang kita asumsikan. Jika kita bisa mengetahui kisah dari pihak
lawan (Jika kita mengajukan sejumlah pertanyaan) kita pasti akan menemukan
sesuatu yang berharga dan dapat membantu kita pada negosiasi selanjutnya. Menerapkan pendekatan yang sesuai dengan
kebutuhan pihak lawan akan membantu kita membangun kepercayaan dan membangun
hubungan, yang merupakan elemen kunci dari negosiasi manapun. Sebagai contoh, di ruangan kantor ada
beberapa lembar uang dolar yang disusun di sebauh bingkai yang dipajang di
dinding. Orang mungkin bertanya, mengapa
dolar itu digantung seperti tersebut di dinding ruangan kantor. Hal ini akan memberikan kesempatan kepada
kita untuk memberi tahu bahwa dolar – dolar itu adalah uang yang kita menangkan
ketika orang bertaruh bahwa kita tidak dapat melakukan sesuatu. Itu adalah sebagian dari kisah kita, dan hal
itu memberitahu sesuatu kepada orang yang bertanya tersebut mengenai karakter
kita dan bagaimana kira – kira kita akan berperilaku pada sebuah negosiasi.
From : “Trump Style Negotiation”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar