Dalam rangka menjadi negosiator yang baik, kita harus
menyadari bahwa negosiasi jauh lebih rumit dibandingkan dengan sekadar
tawar-menawar antara dua orang unruk mendapatkan harga yang diinginkan. Negosiasi merupakan bentuk komunikasi kita
yang pertama dengan orang lain.
Negosiasi adalah jumlah dari semua cara kita menyampaikan informasi
tentang apa yang kita inginkan, apa yang kita dambakan, dan apa yang kita
harapkan dari orang lain, serta bagaimana kita menerima informasi mengenai apa
yang diinginkan, didambakan, dan diharapkan orang lain.
Bahasa tidak diragukan lagi merupakan senjata pertama di
dalam gudang senjata komunikasi kita, tetapi negosiasi yang baik melibatkan
jauh lebih banyak hal ketimbang hanya menggunakan bahasa yang tepat.
Negosiasi yang baik mencakup semua cara yang halus dan yang tidak begitu halus yang
kita gunakan untuk menyampaikan apa yang kita dambakan. Kita cenderung membatasi makna negosiasi
teratas pada berbicara, mendengarkan, dan tawar-menawar dengan orang lain untuk
mencapai hasil yang diinginkan. Jangan
lupa bahwa negosiasinmemiliki banyak bentuk lain yang sifatnya nonverbal. Jika seseorang terlambat menghadiri suatu
pertemuan tanpa meminta maaf atau bahkan sama sekali tidak datang, itu juga
merupakan elemen dari negosiasi. Kadang
apa yang tidak dilakukan atau dikatakan orang merupakan faktor yang paling
banyak bercerita, tidak menerima telepon, mempersingkat pertemuan, atau
menjadwalkan pertemuan yang bentrok dengan pertemuan yang lain, itu semua
termasuk taktik dalam negosiasi. Semua
hal yang mempengaruhi apa yang anda inginkan dari orang lain, atau apa yang
diinnginkan dari anda, baik secara positif maupun negatif, adalah negosiasi.






