Laman

MENDEFINISIKAN NEGOSIASI

Dalam rangka menjadi negosiator yang baik, kita harus menyadari bahwa negosiasi jauh lebih rumit dibandingkan dengan sekadar tawar-menawar antara dua orang unruk mendapatkan harga yang diinginkan.  Negosiasi merupakan bentuk komunikasi kita yang pertama dengan orang lain.  

 Negosiasi adalah jumlah dari semua cara kita menyampaikan informasi tentang apa yang kita inginkan, apa yang kita dambakan, dan apa yang kita harapkan dari orang lain, serta bagaimana kita menerima informasi mengenai apa yang diinginkan, didambakan, dan diharapkan orang lain.

Bahasa tidak diragukan lagi merupakan senjata pertama di dalam gudang senjata komunikasi kita, tetapi negosiasi yang baik melibatkan jauh lebih banyak hal ketimbang hanya menggunakan bahasa yang tepat.

Negosiasi yang baik mencakup semua cara  yang halus dan yang tidak begitu halus yang kita gunakan untuk menyampaikan apa yang kita dambakan.  Kita cenderung membatasi makna negosiasi teratas pada berbicara, mendengarkan, dan tawar-menawar dengan orang lain untuk mencapai hasil yang diinginkan.  Jangan lupa bahwa negosiasinmemiliki banyak bentuk lain yang sifatnya nonverbal.  Jika seseorang terlambat menghadiri suatu pertemuan tanpa meminta maaf atau bahkan sama sekali tidak datang, itu juga merupakan elemen dari negosiasi.  Kadang apa yang tidak dilakukan atau dikatakan orang merupakan faktor yang paling banyak bercerita, tidak menerima telepon, mempersingkat pertemuan, atau menjadwalkan pertemuan yang bentrok dengan pertemuan yang lain, itu semua termasuk taktik dalam negosiasi.  Semua hal yang mempengaruhi apa yang anda inginkan dari orang lain, atau apa yang diinnginkan dari anda, baik secara positif maupun negatif, adalah negosiasi.

Olah Raga Lari 2



Salah Satu kelebihan olah raga lari adalah mudah dilakukan dan murah meriah karena tidak membutuhkan peralatan khusus apapun selain pakaian dan sepatu olahraga. Olah raga yang sederhana ini tidak memerlukan tempat atau lapangan yang khusus, asal kita pandang bisa melewati sebuah lahan untuk dilewati / berlari, pastinya olah raga lari ini bisa kita lakukan.

OLAH RAGA LARI 1

Lari adalah aktifitas olah raga yang tergolong sebagai bentuk olah raga yang sederhana.  Sangat praktis untuk dilakukan. Dan juga tidak membutuhkan banyak fasilitas dan alat.  Cukup dengan pakaian olah raga yang tidak memerlukan spesifikasi terlalu khusus dan juga membutuhkan sepatu yang cukup baik supaya terhindar dari cedera.  Karena lari adalah olah raga yang sederhana maka banyak orang yang melakukan olah raga ini.  Banyak manfaat pastinya yang akan diperoleh dengan olah raga lari untuk kebugaran tubuh.  Salah satu manfaatnya adalah dengan melakukan olah raga lari maka kita tubuh kita akan secara efektif membakar kalori tubuh. 
 
Bagi sebagian kita yang memiliki kelebihan berat badan, olah raga lari juga bisa bermanfaat untuk menurunkan berat badan karena manfaat pembakaran kalori itu tadi.  Namun pastinya hal ini tidak serta merta demikian.  Ada beberapa syarat kondisi yang perlu dipenuhi.  Diantaranya sebagai contoh adalah waktu.  Yachh bener waktu untuk berolah raga lari selain harus rutin, juga memiliki ukuran optimal.  Jika kita berolah raga lari 20 menit dalam satu minggu, maka aktifitas ini mungkin belum cukup untuk menurunkan berat badan anda.  Setidaknya kita berlari tiga sampai empat kali dalam seminggu denga durasi dua puluh menit tadi.  

Ketaatan seorang Yusuf

Matius 1-2
Pada bacaan Firman Tuhan hari tentang Kelahiran Yesus. Pasti setiap kita sudah hafal tentang cerita kelahiran Yesus ini. Tetapi makna yang terdapat dalam Firman Tuhan hari mengajarkan kita tentang suatu hal yang ketaatan dan dengar – dengaran pada Firman Tuhan

Yusuf seorang yang tulus hatinya mengetahui Maria mengandung dari Roh Kudus sebelum mereka dalam ikatan pernikahan ( Mat. 1 : 18 ) bermaksud menceraikan Maria dengan diam – diam karena tidak ingin mencemarkan nama Maria ( Mat. 1 : 19 ). Di dalam pertimbangannya itu, malaikat Tuhan datang ke dalam mimpinya dan memberitahu bahwa yang dikandung Maria adalah dari Roh Kudus dan Maria akan melahirkan anak laki – laki yang akan di namakan Yesus untuk menyelamatkan umat manusia dari dosa mereka ( Mat. 1 : 20 – 21 )

KERENDAHAN HATI PASUKAN ELIT DAUD

Nats Bacaan : 1 Tawarikh 12:1-22
Setelah Saul mati banyak orang-orang yang datang ke Ziklag untuk bergabung dengan Daud. Orang-orang tersebut mempunyai keahlian khusus dalam berperang. Ada yang sanggup melontar panah atau batu dengan busur dengan tangan kanan atau kiri. Ada yang pandai menggunakan tombak dan mampu berlari dengan kecepatan yang luar biasa. 

Juga terdapat orang yang mempunyai kekuatan dahsyat, satu orang sanggup melawan seratus orang bahkan ada yang bisa melawan seribu orang. Mereka ini sanggup menyeberangi sungai Yordan meskipun meluap. Namun yang menarik adalah kerendahatian dari Amasia, salah seorang pasukan elit tersebut. Ia berkata kepada Daud, "Kami ini bagimu, hai Daud, dan pada pihakmu, hai anak Isai! Sejahtera, sejahtera bagimu dan sejahtera dan penolongmu, sebab yang menolong Engkau ialah Allahmu! Meskipun mereka mempunyai segudang ketrampilan, kemampuan dan kekuatan dalam berperang. Namun mereka tetap mengakui bahwa pertolongan itu berasal dari pada Allah. Mungkin kita juga mempunyai banyak kemampuan dan kecakapan. Namun janganlah hal itu membuat kita sombong. Mengandalkan diri dan melupakan Tuhan. Ingat bahwa segala kecakapan dan semua yang kita miliki itu dari Tuhan. Kecakapan dan kekuatan itu ada batasnya. Terimalah itu dengan ucapan syukur. Pergunakanlah sebaik-baiknya bagi Tuhan dan sesama, namun tetaplah rendah hati dan bergantung pada pertolonganNya yang tidak terbatas. (IFW)

Tuhan Memanggil Kita Bak Mempelai

Kidung Agung 5  : 1 -  8

Jika pada suatu waktu kita, siapa saja kita umat Yesus yang sudah menyatakan percaya,, dipanggil Tuhan untuk melayani, maka hal “wajar” yang sering kita dengar adalah betapa kreatifnya kita mencari alas an untuk menolak panggilan itu.  Sebab ini dan itu seperti tidak ada habisnya.  “Tidak siap”, “tidak mampu”. “tidak ada waktu” dan masih banyak lagi kata tidak – kata tidak yang lain.  Dan ada juga yang menggunakan kata yag lebih moderat misalnya “nanti saja” ataupun “tidak sekarang”.
Dengan sikap yang demikian kita memperlakukan Tuhan supaya selalu sabar terhadap kita, kita memposisikan Tuhan untuk selalu mau menerima alasan kita, atau kita berharap Tuhan selalu mau menunggu sikap kita.

Meski Digoncang Gelombang

Suatu hari saya berlibur ke sebuah pantai yang terkenal dengan pasir berwarna pink dan pulau-pulau kecil yang mengelilingi pantai tersebut. Untuk mencapai ke pulau-pulau kecil nan indah tersebut saya harus naik kapal nelayan berkapitas 6 orang. 

Tak sabar ingin segera melihat keindahan alam di depan sana saya langsung menaiki perahu yang sedari tadi berdiam di tepi pantai. Perlahan, perahu nelayan meninggalkan tepi pantai. Kira-kira 200 meter dari tepi pantai jantung saya berdetak sangat kencang. Rasa penasaran saya berubah menjadi ketakutan yang luar biasa. Saat itu angin bertiup cukup kencang serta gulungan ombak yang deras. Yang saya pikirkan adalah, “Bagaimana jika perahu ini terbalik ? Saya bisa tenggelam bukan?” Perahu tersebut hanyalah perahu kecil yang diberi satu penyangga sebagai penyeimbang badan perahu dan satu speedboat sebagai alat mengemudi perahu.  Tentu, dari segi keamanan kurang memandai dengan perahu atau kapal-kapal cangih lainnya.